Bagian-bagian lidah buaya yang bisa dimanfaatkan yaitu gel dan
lateks. Gel diperoleh dari sel-sel yang berada di bagian tengah kulit
lidah buaya, sementara lateks diperoleh dari sel-sel yang tepat berada
di bawah lapisan kulit lidah buaya.
Sebagai obat, gel lidah buaya yang berwarna bening seperti jeli ini
sering digunakan sebagai salep, losion, krim, dan sebagainya. Lateks
sendiri bisa diolah untuk membuat zat-zat kering, seperti suplemen. Tapi
ada pula obat yang memakai keduanya.
Selain diproduksi menjadi obat-obatan, lidah buaya juga kerap
dimanfaatkan masyarakat dalam bentuk alami. Para wanita biasa menjadikan
lidah buaya sebagai teman baiknya dalam perawatan rambut dan kulit.
Mereka percaya, lidah buaya bisa membuat rambut lebih indah dan kulit
menjadi lebih halus.
Lalu bagaimana kenyataan dari khasiat lidah buaya?
Khasiat Lidah Buaya Jika Diteliti Secara Ilmiah
Masyarakat menggunakan lidah buaya untuk mengatasi berbagai kondisi.
Namun secara ilmiah, khasiatnya baru bisa mengobati empat kondisi di
bawah ini, itu pun dengan statusnya yang masih mungkin.
-
Gatal dan ruam pada mulut dan kulit. Menurut penelitian, berkumur menggunakan obat kumur yang mengandung lidah buaya selama tiga kali sehari selama 3 bulan, bisa membantu mengurangi rasa gatal dan ruam
pada mulut. Hal yang sama berlaku jika mengaplikasikan gel mengandung
lidah buaya sebanyak dua kali sehari selama 2 bulan pada kulit.
-
Konstipasi. Lateks lidah buaya mengandung bahan kimia
yang efektif sebagai obat pencahar. Namun penggunaannya juga bisa
menyebabkan efek samping diare.
-
Cold sore atau luka pada bibir akibat virus herpes. Beberapa
penelitian menunjukkan bahwa mengoleskan krim dengan ekstrak lidah
buaya 0,5 persen selama tiga kali sehari, bisa mempercepat proses
penyembuhan luka akibat virus herpes simpleks.
-
Psoriasis. Penggunaan krim dengan kandungan lidah buaya
sekitar 0,5 persen selama 1-2 bulan bisa meredakan psoriasis. Tapi
hasil tersebut tidak terlihat jika hanya memakai gel lidah buaya.
Untuk kondisi-kondisi di bawah ini, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah lidah buaya efektif sebagai obat.
- Ketombe..
- Penyembuhan luka seperti luka bakar.
- Luka akibat berbaring terlalu lama di tempat tidur.
- Radang dingin.
- Peradangan di mulut.
Efek Samping Lidah Buaya
Penggunaan gel lidah buaya pada kulit sepertinya aman. Meski
demikian, sesekali gel lidah buaya juga bisa membuat kulit menjadi
terbakar dan gatal-gatal.
Tidak seperti gel, mengonsumsi lateks lidah buaya dengan dosis tinggi
berpotensi menyebabkan sakit perut dan kram. Tidak hanya itu,
mengonsumsi lateks lidah buaya dalam jangka panjang juga bisa
menyebabkan diare, penurunan berat badan, masalah ginjal, kelemahan
otot, darah dalam urin, dan gangguan jantung.
Selalu baca terlebih dahulu informasi yang tertera pada kemasan
produk lidah buaya sebelum mulai menggunakannya. Ikuti aturan pemakaian
dan hubungi dokter jika Anda ragu.
Tidak Semua Orang Bisa Mengonsumsi Lidah Buaya
Produk lidah buaya sebaiknya jangan asal dikonsumsi. Bacalah
informasi pada kemasan untuk memeriksa apakah cocok untuk kondisi Anda.
Ada sebagian orang yang sebaiknya tidak mengonsumsi lidah buaya karena
faktor keamanan.
-
Anak-anak. Khususnya yang berusia di bawah 12 tahun
mungkin bisa mengalami sakit perut, kram, atau diare usai mengonsumsi
produk lidah buaya. Maka sebaiknya hindari penggunaannya pada anak-anak
usia tersebut kecuali di bawah pengawasan dan anjuran dokter.
-
Ibu hamil dan menyusui. Ada laporan yang mengaitkan
lidah buaya dengan keguguran dan risiko melahirkan bayi berkondisi
cacat. Demi keselamatan, lebih baik untuk menghindari hal ini.
-
Ingin operasi. Lidah buaya dapat memengaruhi kadar gula
darah dan dapat mengganggu kadar gula darah selama dan setelah operasi.
Jadi hentikan mengonsumsi lidah buaya, setidaknya dua minggu sebelum
operasi.
-
Penderita wasir. Anda bisa memperburuk kondisi diri sendiri jika mengonsumsi lidah buaya, khususnya lateks, saat menderita wasir.
-
Penyakit ginjal. Mengonsumsi lateks lidah buaya
berlebihan juga dikaitkan dengan gagal ginjal. Oleh karena itu, untuk
mencegah penyakit ginjal Anda bertambah parah, hindari mengonsumsi zat
tersebut.
-
Memiliki masalah usus. Lateks lidah buaya berpotensi mengiritasi usus.
Berhati-hatilah sebelum mengaplikasikan atau mengonsumsi bahan-bahan
alami, termasuk lidah buaya. Bahan-bahan alami memang aman, namun tidak
semuanya demikian terutama setelah diproses. Ada sebagian kalangan yang
dilarang untuk mengonsumsinya. Maka cari tahu informasi
sebanyak-banyaknya sebelum mengaplikasikan atau mengonsumsi sesuatu,
atau bertanya langsung ke dokter